flower color FUUUUUU
terus gw malah keinget bilangan kromatik…
but-darlings-the-show-must-go-on:
“Let’s do chemistry!”
at this point, giving up seems so close and relevant. intensely keeps calling me to stay away from my objective. sighed.
-uh, i know this isn’t...
- kiblat pertama umat islam
- tempat terjadinya Isra’ dan Miraj Nabi Muhammad saw
- satu dari tiga mesjid...
dari bab 6 (“Moldova : Kebahagiaan Adalah Berada Di Suatu Tempat Lain”) buku ini :
Di akhir tahun 1960-an, Martin Seligman muda, sekarang pengemuka gerakan psikologi positif, melakukan penelitian pada anjing. Dia meletakkan anjing di sebuah kandang dan memberinya kejutan listrik (yang tentunya tidak berbahaya). Anjing itu bisa berlari ke sisi lain dari kandang dan menghindari kejutan, yang ditandai oleh suara keras dan lampu berkilas. Berikutnya, Seligman menempatkan anjing di dalam situasi yang tidak mungkin bisa menghindar. Apa pun upayanya, dia tidak bisa menghindari sengatan. Kemudian, dan ini adalah bagian yang mengejutkan Seligman, ketika dia mengembalikan anjing yang sama ke sebuah kandang di mana dia bisa dengan mudah menghindari kejutan (dengan melompati pagar rendah), anjing itu tidak melakukan apa-apa. Dia telah diajari untuk percaya bahwa situasinya tanpa harapan. Dia telah belajar putus asa.







*and this is one of some links i found when i was googling about the research*
awalnya berdoa
ya Allah buatlah aku lulus bulan juli 2012
lalu doanya diganti menjadi
ya Allah buatlah aku lulus maksimal bulan oktober 2012, biar bisa mulai kuliah buat dapetin gelar apt barengan sama sebagian besar teman
lalu diganti lagi doanya menjadi
ya Allah buatlah aku tidak menjadi orang yg paling terakhir lulus di angkatanku
lalu -semoga ini yang terakhir- doanya diganti lagi, menjadi
ya Allah, terserah Engkau mau membuat aku lulus kapan, asalkan penelitianku ini selesai dengan hasil yang memuaskan (TAPI NILAINYA C JUGA GAPAPA KOK YA ALLAH, YANG PENTING LULUUUUUS!!!!), dan bahan2 supermahal yg sekarang sudah ada di lab penelitianku itu sudah cukup untuk digunakan sampai akhir rangkaian penelitian sehingga aku tidak perlu membeli mereka lagi
YANG BACA INI TAPI GA MAU NGAMININ, GUE DOAIN SEMOGA MANDUL!!!
bagian penutup dari cerita penutup di buku berjuta rasanya :
“Hai!” Gadis itu tersenyum.
“Hai!” Pemuda itu juga tersenyum.
Pintu lift menutup pelan. Keheningan kemudian menyelimuti. Tak pernah ada yang bisa mendengar dengung lift bergerak, tetapi bagi mereka berdua yang sedang takzimnya, bekas telapak tangan di kaca lift pun terlihat amat jelas. Si gadis sembunyi-sembunyi melirik. Si pemuda batuk-batuk kecil berusaha mengendalikan perasaannya. Mereka bertatapan sejenak. Gelagapan bersama.
“E, mau makan di mana?” si pemuda pura-pura merapikan dasinya. Mukanya merah kebas. Ia tahu persis gadis itu selalu makan di basemen itu. Gadis itu juga tahu persis pemuda itu lebih suka makan di lantai satu.
“Lanti satu! Lu, mau makan dimana, Zhar?”
“Basemen!” Ya ampun, ia sungguh tak tahu kenapa kalimat itu yang keluar dari mulutnya.
Basa-basi saling melambaikan tangan, mereka berpisah saat pintu lift terbuka. Berharap seharusnya mereka saat ini justru sedang bergandengan menuju kafe di menara atas.
Kafe para pencinta.
i bought three books in a book fair last week : berjuta rasanya, blueback, and the geography of bliss.
i have finished reading berjuta rasanya. if not because i got it in discounted price, i think it’s a regret for me to purchasing the book. welll… most of the stories are far from my expectations
. aku kira, cerita2nya bakal se-menyentuh cerita2 tere liye yg lain, tapi ternyata banyak yg “gitu2 doang” (haduh maaf ya tere liye, ini subjektif banget kok emang). ga tere liye banget deh kayaknya
.
now i’m still reading the geography of bliss. i bought the indonesian edition, of course
. mostly i read it while incubating and centrifuging samples of my final-year-project research in lab
*omg, ini TA kenapa ga maju2 dari dulu!!*. despite the imperfect translation, i enjoy reading the book so much. it open my ‘eyes’ about this world; and make me realized that outside indonesia, there are sooo many countries that have different ‘soul’ from the country that i live in.
and about blueback, i was just buying it because of its physical appearance (and its price). oh, and i want to have some practice in reading english book
.
okei :”>
(via biblioaholic)
Wah, sudah lama tidak membuat post di Tumblr. Kegalauan TA, seminar dan sidang sedang menyerang orang-orang di sekitar saya. Sayangnya saya belum bisa ikut dalam euforia tersebut. “Saya sih Oktober banget, Pak”, kalimat itu yang saya ucapkan pada dosen pembimbing saya. Spontan orang yang mendengar kalimat tersebut tertawa (walau saya tidak mengerti apa yang lucu dari kalimat tersebut). Semangat!
SEMANGAATT AYUUNN! :*
:))))))))))))))))))))
semangat semngaaaat! ^_^ <- sok2an semangat mode on